Cara Efektif Membangun Jiwa Anak
Cara Efektif Membangun Jiwa Anak

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak – Dalam kehidupan, komunikasi dan hubungan dengan orang lain, ada prinsip yang disebut proximity (kedekatan). Kedekatan disini memiliki pengertian, dekat secara fisik dan juga dekat secara emosi. Kedekatan emosi, diawali dari kedekatan fisik. Dengan kedekatan, orang akan dapat memberikan pengaruh yang kuat, mendalam, dan tahan lama. Bisa mengungkapkan, mempersuasif, menanamkan nilai pada orang lain.

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak

Secara fitrah, hubungan keluarga adalah hubungan terdekat yang melibatkan emosi terdalam dalam diri manusia. Pada orangtualah, pertama kali anak mengadakan hubungan (kontak awal). Karena psosisi orangtua tidak akan pernah tergantikan, bagi anak. Dan jika sosok itu hilang, maka ada suatu bagian dari jiwa anak menemukan sosok panutan lain. Meskipun demikian, kedekatan hubungan orangtua-anak kian lama bisa jadi renggang jika tidak dirawat dan dikembangkan. Sehingga pengaruh yang tertinggal dari orangtua terhadap anak hanyalah pengaruh karena mereka adalah orang yang melahirkan anak. Tidak terbentuk hubungan yang mendalam.

Secara teknik Rasulullah Muhammad pernah memberikan pengarahan mengenai pendidikan anak terkait dengan cara membangun jiwa anak, yaitu sebagai berikut :

  1. Menemani anak
    Persahabatan punya pengaruh besar dalam jiwa anak. Teman adalah cermin bagi temnnya yang lain. Satu sama lain saling belajar dan mengajar.
  2. Menggembirakan hati anak
    Kegembiraan punya kesan mengagumkan dalam jiwa anak. Anak-anak senang. Bahkan merasakan kegembiraan dengan kegembiraannya.
  3. Membangun kompetisi sehat dan memeberi ketidakseimbangan kepada pemenangnya.
  4. Memberi pujian
    Pujian punya pengaruh penting dalam diri anak, karena dapat menggerakkan perasaan dan emosinya sehingga cepat memperbaiki kesalahannya. Berikan pujian, bukan apa-apa.
  5. Bercanda dan bersendau gurau
    Canda dan senda gurau akan membantu perkembangan jiwa dan melahirkan potensinya yang terpendam.
  6. Membangun kepercayaan diri anak
    Ini dilakukan dalam bentuk mendukung ‘azzam pada anak misalnya melatih menjaga rahasia, membangunkan anak didik, membangun kepercayaan sosial, membangun kepercayaan ilmiah (logika), membangun jiwa berusaha
  7. Memanggil dengan panggilan yang baik
  8. Memenuhi keinginan anak
    Adakalanya orangtua harus memenuhi permintaan anak. Ini juga merupakan cara efektif untuk menumbuhkan emosinya dan menambat jiwanya pada orangtua
  9. Bimbingan terus menerus
    Anak, sering salah dan lupa. Dibanding semua makhluk lain, masa anak-anak manusia adalah yang paling panjang. Ini semua kehendak Allah, agar cukup sebagai waktu untuk mempersiapkan diri menerima taklif. Orangtua harus secara telaten membimbing anak pada masa kanak-kananknya.
  10. Bertahap dalam pengajaran
    contohnya pada saat mendidik anak untuk shalat.
  11. Imbalan dan ancaman
    Cara ini tidak kalah pentingnya dalam membangun jiwa. Rasulullah SAW juga menggunakan cara ini dalam pendidikan. Contohnya untuk membuat anak berbakti pada ornag tua, beliau menyebutkan besarnya pahala berbakti kepada orangtua dan besarnya ancaman bagi mereka yang durhaka kepada orangtua
👉 TRENDING :   Menghukum Anak Yang Membandel